Buaian Kasih Sang Permata
Oleh : Ucik Fitri Handayani
Ibu . . .
Dari rahimmu aku kau
lahirkan
Dari gumpalan kasihmu
aku kau besarkan
Kau telah merawatku
dengan penuh kasih sayang
, membesarkanku, dan
mndidik ku dengan penuh keikhlasan
Hingga kini, aku menjadi
sosok yang patut kau banggakan
Ibu . . .
Kau selalu ada
menemaniku meniti jalan hidup yang berliku ini
Kau selalu ada dalam
suka dan dukaku
Kau selalu hadir di
saat aku membutuhkan uluran tangan halusmu
Kau korbankan seluruh
jiwa dan ragamu Hanya untuk kebaikanku
Dan kau slalu
simpulkan senyum padaku
Di saat aku di terpa
badai masalah
Kau laksana sang
surya
Yang menerangi di
setiap sudut relung jiwa
Kau bagaikan setetes
embun pagi
Yang mendamaikan hati
Ibu . . .
Aku bangga padamu
Aku bangga atas semua
perjuanganmu
Walau api membakar
hatimu
Walau terik matahari
menyengat kulitmu
Walau hujan membasahi
jiwamu
Kau rela mengorbankan
jiwa ragamu
Demi Aku anakmu
Ibu . . .
Seluruh pengorbananmu
tiada mungkin terbalas
Dan jasa-jasamu tiada
mungkin terbeli
Aku selalu mencoba
berbakti padamu
Tapi apa daya
Hanya dosa , amarah,
dan kekecewaan yang aku berikan untukmu
Tiada sutra yang
melebihi kasih sayangmu
Tiada embun sesuci
ketulusan hatimu
Tiada mutiara
sebening cintamu
Dan tiada untaian
kata yang terindah untukmu
Kecuali terima kasih
ibu
Tidak ada komentar:
Posting Komentar